Cinta Dunia Takut Mati – Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc

0
494
cinta dunia takut mati

Cinta Dunia Takut Mati merupakan sebuah tema dalam rangkaian safari dakwah Ustadz Ahmad Zainuddin di Bandung, pada hari sebelumnya beliau telah membahas materi kajian tentang Pedagang Sukses Dunia Akhirat dan Awas Akhir Zaman !. Kajian ini dilaksanakan pada hari Ahad 30 Oktober 2016 di Masjid Al-Muttaqien, Gedung Sate – Bandung.

Tema yang diangkat pada hari ini berkaitan dengan aqidah seorang muslim, yaitu mengimani kehidupan akhirat dan mengimani tanpa keraguan bahwa kehidupan dunia ini hanya sementara. Permasalah yang diangkat “Cinta Dunia & Takut Mati” ini sangat berkaitan dengan keimanan, terutama dari sisi amalan hati.

Beberapa amalan hati diantarnya adalah : rasa cinta kepada Allah, bersabar, bersyukur, taqwa, takut kepada Allah (khouf), takut tatkala sendirian maupun didepan orang banyak (khosyah), puas dengan pemberian Allah

Sementara, perusak amalan hari adalah riya, sum’ah, ujub, sombong, berbangga-bangga dengan harta, cinta dunia dan takut mati.

Tema ini diambil dari hadits Rasulullah Shalallahu’alayhi wa sallam :

دَاعَى عَلَيْكُمْ اْلأُمَمُ كَمَا تَدَاعَى الْأَكَلَةُ إِلَى قَصْعَتِهَا قَالُوْا : أَمَنْ قِلَّةٍ نَحْنُ يَوْمَئِذٍ يَا رَسُوْلَ اللَّهِ؟ قَالَ : لاَ، أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ، وَلَيُننَزِّ عَنَّ اللَّهُ الرَّهْبَةَ مِنْ صُدُورِ عَدُوِّكُمْ لَكُمْ، وَلَيُقْذِ فَنَّ فِي قُلُوبِكُمْ الْوَهْنَ، قَالُوْا : وَمَا الْوَهْنُ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ حُبُّ الدُّنْيَا وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ

“Telah berkumpul umat-umat untuk menghadapi kalian, sebagaimana orang-orang yang makan berkumpul menghadapi piringnya’. Mereka berkata : Apakah pada saat itu kami sedikit wahai Rasulullah ? Beliau menjawab : ‘Tidak, pada saat itu kalian banyak, tetapi kalian seperti buih di lautan, dan Allah akan menghilangkan rasa takut dari dada-dada musuh kalian kepada kalian, dan Allah akan menimpakan pada hati kalian penyakit Al-Wahn’. Mereka berkata : Apakah penyakit Al-Wahn itu wahai Rasulullah?. Beliau menjawab :’Cinta dunia dan takut akan mati”. Hadits Shahih, diriwayatkan oleh Abu Daud (4297), Ahmad (5/287)

Pada hakikatnya dunia ini adalah melalaikan & menipu, sebagaimana tertera dalam surat Al-Hadid ayat ke-20 :

اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ ۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا ۖ وَفِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِّنَ اللَّـهِ وَرِضْوَانٌ ۚ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.

Penjelasan lebih detail mengenai hakikat dunia, ciri-ciri orang yang terlalu cinta dunia & penyebab cinta dunia, Antum bisa download/ dengarkan audio berikut.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja Bandung, melalui :
FB : facebook.com/Rodja.Bandung
Instagram : instagram.com/radiorodjabandung/
Youtube : youtube.com/rodjabdg

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here